Dulu ... & sekarang kalo saya (di Balikpapan) akan nelpon nomor Flexi teman2 saya di Jakarta, saya cukup menekan 021 71572xx. Kode 021, katakan demikian, adalah kode area untuk Jakarta dan nomor 56696xx adalah nomor telpon Flexi saya. Jadi saya cukup menekan kode area diikuti dengan nomor telpon teman saya.
Tapi tahun ini, tahun 2008 tepatnya mulai tanggal 4 April 2008 ( wallahu alam ), saya yg di Balikpapan harus menekan angka yang lebih panjang lagi untuk menelpon teman2 saya. Saya harus menekan 0 17 21 71572xx. Jadi ada sisipan angka 17 setelah angka 0 sebelum angka 21. Gimana ? ribet gak ? Menurut saya sih ribet dan akan merepotkan banyak orang.
Tetapi itulah yang diminta pemerintah kepada TELKOM. Dalam bahasa yang biasa kita dengar, pemerintah meminta TELKOM untuk membuka kode akses sljj sehingga operator lain bisa menjalankan fungsi sbg operator SLJJ. Kode 17 yang tadi harus ditambahkan adalah kode operator SLJJ ( tepatnya milik Indosat ). Jadi untuk menghubungi nomor telepon di luar kota, mulai April tahun ini ( wallahu alam ) saudara2 di Balikpapan harus menekan kode area, kode provider SLJJ dan nomor telepon.
Dengan pertimbangan bahwa kebijakan ini adalah kebijakan pemerintah yang salah kaprah dan berpeluang sangat besar merugikan TELKOM dan masyarakat, maka hampir semua karyawan TELKOM ( termasuk saya) 
akhir-akhir ini sering demo. Terakhir kami demo di lapangan parkir kantor DIVRE Hari Jum'at 7 Desember yll.
Selain itu beberapa audiensi dengan para wartawan dan tokoh masyarakat juga dilakukan untuk menjelaskan mengapa karyawan TELKOM protes keras dan tidak setuju dengan kebijakan salah kaprah dari pemerintah ini.
Nah gimana nie temans, ribet gak sih kalo interlokal harus menekan nomor provider sgala ? apapun alasan pemerintah, untuk case ini saya pikir pemerintah lage super ngawur !